Popularitas budaya K-Pop atau Korean Pop memang sudah sangat
Populer di dunia, termasuk Indonesia. Beragam produk Korea Selatan mulai dari
drama Korea,Boyband/Girlbandnya hingga makanan mie instannya menjadi favorit
anak-anak muda termasuk penulis sendiri haha .
Tapi Sayangnya nih, produk makanan asal negeri ginseng ini belum tentu layak
dikonsumsi bagi ummat Islam. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) menemukan
sejumlah mie instan asal negeri Ginseng ini mengandung unsur babi.
Terus gimana dong cara memastikan kehalalan makanan asal Korea?
Berikut ini ada sejumlah tips yang dapat kamu lakukan untuk
mengecek halal atau tidaknya produk tersebut:
1. Logo halal
Yang pertama kita harus cek ada tau tidaknya logo halal, Ada
produk-produk Korea yang sudah punya logo halal, gambar masjid warna hijau
dengan tulisan HALAL di dalam kotak berwarna putih. Menurut akun Instagram
importir makanan Korea @jeomsimid, selama gak ada logo halal, maka dapat
dipastikan produk itu haram.
2. Cek komposisi makanan
Pastikan tidak ada kata 돼지 고기
(dwaeji gogi) yang artinya daging babi di bagian komposisi makanan ya. Jeomsim
ID menyarankan kita untuk membaca secara seksama komposisi dalam bahasa
aslinya, jangan hanya mengandalkan bahasa Inggris atau Indonesia.
karena, tidak semua komposisi makanan itu dialihbahasakan untuk kemasan versi
impor. Bila kalian ingin membeli di luar negeri, pastikan baca baik-baik
komposisi jika gak ada label halalnya.
Gak cuma daging babi, pastikan gak ada bahan 돈지 (donji) alias lemak
babi dan alkohol. Untuk produk seperti kue, pastikan gak ada bahan gelatin dari
babi.
3. Pindai dengan aplikasi Halal Korea
Ada cara yang lebih gampang nih yaitu mengecek dengan aplikasi bernama Halal
Korea yang bisa memastikan apakah makanan tersebut mengandung komposisi yang
aman dikonsumsi bagi ummat Muslim atau sebaliknya. Fitur scan dalam aplikasi
ini memudahkan pengguna untuk memindai barcode di makanan kemasan keluaran
Korea Selatan.
Ada beberapa penyaring dalam pemindai yang bisa dipilih
pengguna, yaitu makanan yang sudah punya sertifikasi halal, bahan artifisial,
alkohol, daging babi hingga produk turunan babi.
Hasil pindaian akan menunjukkan warna hijau bila bahan-bahannya aman
dikonsumsi, sebaliknya warna merah akan tertera bila ada bahan yang tidak
diinginkan.
Aplikasi ini juga bisa memberitahu pengguna bila makanan tersebut diproduksi di
pabrik yang bisa jadi bersentuhan dengan bahan haram sehingga kehalalannya jadi
diragukan karena khawatir terkontaminasi.






